Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021
  CERITA ANAK CERITA KLANGENAN     Sebuah cerita anak yang dibaca pada masa kecil ternyata sering kali masih melekat dalam pikiran sampai kita dewasa. Meskipun lupa-lupa ingat isinya. Ini tampak pada teman-teman – yang sekarang sudah jadi ayah-ibu, atau bahkan menjadi kakek-nenek - masih ingat akan cerita-cerita yang pernah dibacanya pada masa anak-anak.      Salah satu cerita – karangan saya - yang dulu sering dibicarakan adalah Sersan Grung-Grung. Bahkan ada seorang teman yang bilang, kalau pas sedang bercanda dengan sobat-sobat seangkatan, kemudian teringat suatu kesan di masa kecil, langsung ada yang nyeletuk: Lho itu kan zamannya Sersan Grung-Grung!     Sersan Grung-Grung saya buat pertama kali tahun 1977. Dimuat di Majalah Bobo sebagai cerita bersambung. Kemudian masih beberapa kali lagi cerita Sersan Grung-Grung lainnya dimuat di majalah yang sama. Selanjutnya cerita tersebut diterbitkan sebagai buku oleh penerbit Gramedia. Lalu karena disu...
 MEMBUAT BACAAN ANAK Kau boleh memberikan cintamu, tetapi bukan pikiranmu Karena mereka punya pikiran sendiri Kau boleh menempatkan badannya tetapi bukan jiwanya Karena jiwanya menghuni rumah esok hari, yang tidak dapat kaukunjungi bahkan dalam mimpimu Kau boleh berusaha menyerupai mereka, tetapi jangan berusaha membuat mereka seperti engkau Sebab hidup tidak berjalan mundur Ataupun terpancang pada kemarin Sebagian dari puisi Khalil Gibran tentang anak-anak ini - sering saya kutip manakala saya berbicara atau berdiskusi dengan siapa pun yang ingin terlibat dalam pembuatan buku bacaan anak. Karena dari pengalaman selama puluhan tahun mengarang bacaan anak – saya merasa memang seperti itulah kira-kira ketika kita menulis bacaan untuk anak. Kita harus sadar bahwa sebagai penikmat buku bacaan, anak-anak adalah subyek, bukan obyek. Maka dalam menulis – kita harus bersikap you oriented, bukan I oriented.  Mengapa hal tersebut perlu ditekankan? Karena buku bacaan anak itu dibuat oleh...